Kamera aksi agau GoPro kian populer, khususnya di kalangan anak muda. Ukurannya yang kecil dan mudah dibawa serta kualitas yang ditawarkan menjadi alasan membeli GoPro.

Namun benarkah demikian? Bukankah lebih praktis dengan kamera smartphone atau kamera DSLR untuk profesional jika ingin kualitas lebih. Berikur alaaan Anda harus membeli kamera GoPro.

  • Ukuran yang Praktis

GoPro dirancang dengan ukuran kecil memang untuk menangkap momen dalam olahraga aksi dan outdoor tanpa repot. Meski ukurannya kecil, kualitas gambar yang dihasilkan sangat jernih untuk mengabadikan momen aksi Anda.

  • Frame Rate Lebih Tinggi

Lebih jauh, GoPro hadir dalam frame rate sendiri yang rata-rata kamera aksi memiliki ukuran 24 hingga 60fps, beberapa bahkan melebihi frame rate tersebut. Frame rate ini menjadi tolak ukur pengambilan efek slow motion pada video dalam satuan per secon.

Contohnya GoPro hero 4 mampu merekam efek slow motion hingga 120fps, sama dengan dua kalo dari frame rate action camera umumnya.

  • Resolusi Lebih Tinggi

Salah satu syarat hasil foto dan video dengan warna dan garis yang jernih adalah resolusi foto yang tinggi. Kebanyakan kamera memberikan pilihan resolusi 1080p danĀ  720p untuk foto dan foto kualitas tinggi dan untuk foto sehari-hari 720p dan 480p

Setiap seri GoPro ediai White, Silver dan Black memiliki resolusi sebesar 5 MP, 11 MP dan 12 MP atau lebih tinggi dari kebanyakan kamera. Selain itu tambahan fitur lain menambah kualitas gambar yang dihasilkan, misalnya edisi Black dengan gambar burst 30 fps dengan kemampuan pengambilan gambar di bioskop.

  • Kapasitas Baterai Lebih Besar

Sebagai kamera aksi yang banyak digunakan dalam berkegiatan di liar, kapasitas baterai menjadi pertimbangan penting. Ketika digunakan dalam mode standar baterai GoPro dapat bertahan lebih lama 3 hingga 3,5 jam.

Kamera GoPro Hero 3+ Black Edition memiliki daya baterai 1180 mAh. Bisa dibilang kapasitas baterai ini terus mengalami peningkatan pada setiap edisi terbaru.