Entah bisnis kita dilakukan secara online ataupun offline, sebenarnya website akan membantu mencapai marketing dan brand awareness dengan begitu mudah dan efektif.

Sebuah kredibilitas dan integritas pun akan muncul di mata para pelanggan kita, dengan mensiratkan bahwa perusahaan kita memang menjual produk yang mereka butuhkan.

Jika masih bingung, maka cara untuk menggambarkan website dalam kata sederhana adalah bisa kita ibaratkan sebagai alamat kantor atau toko yang tengah kita buka.

Orang tidak akan ragu datang berkunjung hanya untuk melihat-lihat barang yang tengah kita jajakan. Begitu pun saat mereka ingin membeli. Transaksi jauh lebih cepat dan hemat biaya karena kita tak perlu lagi menyewa kasir dalam melayani pelanggan.

Website Membantu Membangun Bisnis Kita

Sebelum teknologi broadband menyebar luas pada tahun 2004 ke seluruh dunia, situs web cenderung digunakan untuk tujuan pemasaran dan informasi saja.

Seperti contohnya, mereka membuat sebuah situs web hanya untuk menyematkan brosur untuk kalangan tertentu saja. Maklum, kala itu internet belum terlalu booming.

Berbeda dengan sekarang, hampir semua aktivitas dan transaksi dilakukan secara online. Pemesanan pembuatan website pun meledak tinggi.

Bahkan bisa dibilang perusahaan akan bangkrut hanya dalam beberapa tahun jika tak mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman seperti sekarang.

Jadi, segera pesan website jika kamu memang tidak bisa membuatnya, saking pentingnya dalam urusan bisnis jangka panjang.

Menjaring Pelanggan Hingga Rekrut Karyawan

Masih berbicara mengenai perkembangan sebuah bisnis. Perusahaan kita akan terus maju jika dicirikan oleh 2 hal penting, yakni bertambahnya pelanggan dan karyawan.

Secara sederhananya, kita akan membutuhkan lebih banyak SDM untuk melayani pelanggan yang terus bertambah setiap harinya.

Berbeda dengan bisnis konvensional biasa, SDM yang dibutuhkan oleh bisnis online cenderung lebih ke arah developer. Katakanlah dari kasir dan pelayan menjadi programmer dan desainer web.

Namun tetap saja, proses pengiriman barang harus melibatkan tim logistik karena barang fisik tak bisa diunduh melalui komputer.

Seandainya ada teknologi semacam itu di zaman sekarang, pasti semuanya serba praktis.